Tampilkan postingan dengan label CPNS Bengkulu. Tampilkan semua postingan

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tarmizi  mengatakan, perawat jiwa dipastikan mendominasi kualifikasi pendidikan CPNS tahun ini. Total kuotanya mencapai 27 orang.
Rinciannya S1 Perawat Jiwa + Ners 13 orang dan D III Perawat Jiwa 14 orang. Dan dokter spesialis yang juga sebanyak 27 orang (rincian lihat pengumuman lengkapnya,red). Untuk tenaga kesehatan juga dibuka juga bagi kualifikasi pendidikan S1 Perawat + Ners untuk 2 orang, Apoteker 12 orang, D III Farmasi 12 orang dan D III Elektromedis 8 orang. Dengan demikian total kuota tenaga kesehatan mencapai 86 orang

Sedangkan tenaga teknis kuotanya mencapai 58 orang. Rinciannya, S1 Manajemen Pariwisata/Pemasaran Pariwisata/Ekonomi Pariwisata dengan kuota 3 orang, S1 Kehutanan (Penyuluh Kehutanan) 4 orang, S1 Peternakan 3 orang, S1 Perikanan (Penyuluh Perikanan Tangkap) 3 orang, S1 Perikanan (Penyuluh Perikanan Budidaya) 3 orang.
Lalu S1 Kehutanan (Pengendali Ekosistem Hutan) 4 orang, S1 Budidaya Perairan 3 orang, S1 Pertambangan 4 orang, S1 Geologi 3 orang, S2 MIPA Biologi 2 orang, S2 MIPA Fisika 2 orang, MIPA Kimia/Teknik Kimia 2 orang, Teknik Elektro 3 orang, Teknik Mesin 3 orang, Teknik Listrik 3 orang, D III Biologi 3 orang, D III Kimia 3 orang, S1 Geografi/S1 Geodesi 4 orang, S1 Pertambangan 3 orang. “Pelaksanaan tes CPNS Pemda Provinsi dengan sistem CAT. Jadi tidak memerlukan lembar soal,” kata Tarmizi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu Tarmizi mengatakan bahwa sebanyak 27 kuota dokter spesialis yang akan diterima pada tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 masih kosong karena belum ada peminatnya.

"Pendaftaran dibuka pada 14 September 2013 / 2014, hingga saat ini tenaga dokter spesialis masih kosong, atau belum ada pelamarnya," katanya di Bengkulu, seperti dikutip dari Antara Jumat (20/9/2013).

Ia mengatakan pelamar yang sudah memasukkan berkas lewat PT Pos Indonesia Cabang Bengkulu sudah lebih 300 pelamar, tapi belum ada berkas pelamar dokter spesialis.

Sedangkan pendaftaran via internet, kata dia, sudah ada tiga orang pelamar CPNS dokter spesialis.

"Walaupun mendaftar lewat internet, tapi penentuannya adalah persyaratan berupa berkas yang dimasukkan melalui PT Pos," ujarnya.

Ia mengatakan pada penerimaan CPNS 2013, Pemprov Bengkulu akan merekrut 27 orang tenaga dokter spesialis.

Dokter spesialis yang dibutuhkan, antara lain spesialis rehabilitasi medik, kulit kelamin, urologi, forensik, bedah plastik, bedah syaraf, bedah mulut, orthodonti, radiologi, jiwa, paru, orthopedi, mata, spesialis anak.

Selanjutnya, dokter spesialis penyakit dalam, kebidanan, anastesi, THT, jantung, bedah, syaraf dan dokter gigi spesialis gigi anak.

Selain dokter spesialis, dari total 86 orang CPNS tenaga kesehatan, Pemprov juga merekrut tenaga kesehatan perawat dua orang, perawat jiwa berpendidikan S1 sebanyak 13 orang dan Diploma III sebanyak 14 orang.

Terdapat juga apoteker sebanyak 12 orang dan asisten apoteker latar belakang Diploma III sebanyak 12 orang dan tenaga teknik elektromedik 8 orang.

"Untuk tenaga kesehatan yang lain seperti perawat, apoteker sudah banya pelamarnya, tapi dokter spesialis masih kosong," katanya.

Ia mengatakan pendaftaran pelamar CPNS Provinsi Bengkulu masih dibuka hingga 25 September 2013 / 2014
Selain tenaga kesehatan, Pemprov Bengkulu juga merekrut tenaga teknis sebanyak 58 orang, antara lain untuk tenaga analis potensi wisata sebanyak tiga orang, penyuluh kehutanan empat orang, penyuluh peternakan tiga orang, penyuluh perikanan tangkap tiga orang, perikanan budidaya tiga orang, pengendali ekosistem hutan sebanyak empat orang.

Tenaga teknis lainnya yakni penata laksana konservasi kawasan lindung dan terumbu karang dengan latar belakang pendidikan budidaya perairan sebanyak tiga orang, surveyor geologi pertambangan empat orang, pengamat gunung api tiga orang, pengawas lingkungan hidup enam orang dan perekayasa alat tepat guna sembilan orang.

"Tenaga perekayasa alat tepat guna ini pendidikan S1 teknik elektro tiga orang, teknik mesin 3 orang, dan teknik listrik tiga orang," tambahnya.

Sedangkan analis laboratorium lingkungan, latar belakang D3 Biologi sebanyak tiga orang, dan D3 Kimia sebanyak tiga orang.

Surveyor pemetaan kawasan hutan berlatar belakang pendidikan S1 geografi atau geodesi dibutuhkan sebanyak empat orang serta inspektur migas dibutuhkan sebanyak tiga orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tarmizi  mengatakan, perawat jiwa dipastikan mendominasi kualifikasi pendidikan CPNS tahun ini. Total kuotanya mencapai 27 orang.
Rinciannya S1 Perawat Jiwa + Ners 13 orang dan D III Perawat Jiwa 14 orang. Dan dokter spesialis yang juga sebanyak 27 orang (rincian lihat pengumuman lengkapnya,red). Untuk tenaga kesehatan juga dibuka juga bagi kualifikasi pendidikan S1 Perawat + Ners untuk 2 orang, Apoteker 10 orang, D III Farmasi 12 orang dan D III Elektromedis 8 orang. Dengan demikian total kuota tenaga kesehatan mencapai 86 orang

Sedangkan tenaga teknis kuotanya mencapai 58 orang. Rinciannya, S1 Manajemen Pariwisata/Pemasaran Pariwisata/Ekonomi Pariwisata dengan kuota 3 orang, S1 Kehutanan (Penyuluh Kehutanan) 4 orang, S1 Peternakan 3 orang, S1 Perikanan (Penyuluh Perikanan Tangkap) 3 orang, S1 Perikanan (Penyuluh Perikanan Budidaya) 3 orang.
Lalu S1 Kehutanan (Pengendali Ekosistem Hutan) 4 orang, S1 Budidaya Perairan 3 orang, S1 Pertambangan 4 orang, S1 Geologi 3 orang, S2 MIPA Biologi 2 orang, S2 MIPA Fisika 2 orang, MIPA Kimia/Teknik Kimia 2 orang, Teknik Elektro 3 orang, Teknik Mesin 3 orang, Teknik Listrik 3 orang, D III Biologi 3 orang, D III Kimia 3 orang, S1 Geografi/S1 Geodesi 4 orang, S1 Pertambangan 3 orang. “Pelaksanaan tes CPNS Pemda Provinsi dengan sistem CAT. Jadi tidak memerlukan lembar soal,” kata Tarmizi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu Tarmizi mengatakan bahwa sebanyak 27 kuota dokter spesialis yang akan diterima pada tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 masih kosong karena belum ada peminatnya.

"Pendaftaran dibuka pada 14 September 2013 / 2014, hingga saat ini tenaga dokter spesialis masih kosong, atau belum ada pelamarnya," katanya di Bengkulu, seperti dikutip dari Antara Jumat (20/9/2013).

Ia mengatakan pelamar yang sudah memasukkan berkas lewat PT Pos Indonesia Cabang Bengkulu sudah lebih 300 pelamar, tapi belum ada berkas pelamar dokter spesialis.

Sedangkan pendaftaran via internet, kata dia, sudah ada tiga orang pelamar CPNS dokter spesialis.

"Walaupun mendaftar lewat internet, tapi penentuannya adalah persyaratan berupa berkas yang dimasukkan melalui PT Pos," ujarnya.

Ia mengatakan pada penerimaan CPNS 2013, Pemprov Bengkulu akan merekrut 27 orang tenaga dokter spesialis.

Dokter spesialis yang dibutuhkan, antara lain spesialis rehabilitasi medik, kulit kelamin, urologi, forensik, bedah plastik, bedah syaraf, bedah mulut, orthodonti, radiologi, jiwa, paru, orthopedi, mata, spesialis anak.

Selanjutnya, dokter spesialis penyakit dalam, kebidanan, anastesi, THT, jantung, bedah, syaraf dan dokter gigi spesialis gigi anak.

Selain dokter spesialis, dari total 86 orang CPNS tenaga kesehatan, Pemprov juga merekrut tenaga kesehatan perawat dua orang, perawat jiwa berpendidikan S1 sebanyak 13 orang dan Diploma III sebanyak 14 orang.

Terdapat juga apoteker sebanyak 10 orang dan asisten apoteker latar belakang Diploma III sebanyak 12 orang dan tenaga teknik elektromedik 8 orang.

"Untuk tenaga kesehatan yang lain seperti perawat, apoteker sudah banya pelamarnya, tapi dokter spesialis masih kosong," katanya.

Ia mengatakan pendaftaran pelamar CPNS Provinsi Bengkulu masih dibuka hingga 25 September 2013 / 2014
Selain tenaga kesehatan, Pemprov Bengkulu juga merekrut tenaga teknis sebanyak 58 orang, antara lain untuk tenaga analis potensi wisata sebanyak tiga orang, penyuluh kehutanan empat orang, penyuluh peternakan tiga orang, penyuluh perikanan tangkap tiga orang, perikanan budidaya tiga orang, pengendali ekosistem hutan sebanyak empat orang.

Tenaga teknis lainnya yakni penata laksana konservasi kawasan lindung dan terumbu karang dengan latar belakang pendidikan budidaya perairan sebanyak tiga orang, surveyor geologi pertambangan empat orang, pengamat gunung api tiga orang, pengawas lingkungan hidup enam orang dan perekayasa alat tepat guna sembilan orang.

"Tenaga perekayasa alat tepat guna ini pendidikan S1 teknik elektro tiga orang, teknik mesin 3 orang, dan teknik listrik tiga orang," tambahnya.

Sedangkan analis laboratorium lingkungan, latar belakang D3 Biologi sebanyak tiga orang, dan D3 Kimia sebanyak tiga orang.

Surveyor pemetaan kawasan hutan berlatar belakang pendidikan S1 geografi atau geodesi dibutuhkan sebanyak empat orang serta inspektur migas dibutuhkan sebanyak tiga orang.

Setelah melalui pembahasan yang alot bersama Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), akhirnya Pemerintah Provinsi Bengkulu mendapatkan rincian formasi atau rincian penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan digelar September mendatang. Hanya saja Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Tarmizi BSc SSos belum mau membeberkan formasi yang sudah final dibahas tersebut.
“Pembahasan tingkat SKPD memang sudah selesai, tapi hasilnya belum bisa dipublikasikan karena belum disetujui oleh KemenPAN,” kata Tarmizi saat dihubungi BE, kemarin sore.
Ia mengaku Senin (29/7) besok, ia akan membawa formasi hasil pembahasan bersama SKPD tersebut ke KemenPAN dan RB, dan akan dibahas ulang dan ditetapkan formasi finalnya paling lama Selasa (30/70).
“Jika dibeberkan sekarang dikhawatirkan akan membuat masyarakat binggung, karena belum final karena belum disetujui oleh pihak KemenPAN dan RB. Untuk menghindari itu, maka saya tahan dulu,” tolaknya.
Kendati demikian, formasi terbanyak masih diprioritaskan tenaga kesehatan yang mencapai 60 persen dari total kuota 144 orang. Sedangkan sisa lainnya tetap untuk tenaga teknis.
“Peruntukkanya tetap kesehatan dengan teknis, hanya saja khusus untuk tenaga teknis ada perubahan karena beberapa SKPD sudah memiliki tenaga teknis yang sebelumnya sempat kita usulkan ke KemenPAN,” terangnya.
Informasi yang diperoleh BE menyebutkan setidaknya tenaga medis yang sepekati mencapai 24 orang, terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam hingga ke dokter umum dan dokter gigi.
Formasi lainnya, yakni keperatan yang terdiri dari perawat gigi, perawat tekniker gigi dan perawat umum. Apoteker, asisten apoteker, hingga analis apoteker.
Selain itu juga dibutuhkan kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiologi kesehatan, sanitarian, entomolog kesehatan, administrator kesehatan dan kesehatan lingkungan.
Sementar untuk tenaga teknis, dibutuhkan penganalisis kinerja jabatan, petugas pelayan materi pembelajaran elektronik, penterjemah, pemantau potensi wisata, penatalaksana promosi wisata, pengkaji adat dan tradisi, penata kompute, pengamat penyakit hewan.
Selain itu juga dibutuhkan penyuluh kehutanan, survey kawasan hutan, polisi hutan, ahli geologi vulkanologi, penyelidik bumi, auditor, arsiparis, statisti, penggerah swadaya masyarakat, dan perekayasa alat tepat guna. (400)

Seleksi penerimaan CPNS tahun ini dipastikan berlangsung sangat ketat. Selain formasi yang sedikit alias terbatas, tapi juga pelamar tidak dibatasi hanya berasal dari Provinsi Bengkulu saja. Bukan hanya itu saja, kelulusan tes tidak didasarkan nilai tertinggi melainkan dirancang menggunakan standar nilai tertentu.
“ Tes CPNS ke depan akan menggunakan standar nilai yang ditentukan pemerintah pusat. Jadi walaupun pelamarnya hanya satu peserta tapi jika nilainya tidak mencukupi standar tetap saja tidak lulus. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya yang menetapkan kelulusan berdasarkan nilai tertinggi,” ucap Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Seluma Drs Suparto Msi.
Ia pun mengungkapkan tes CPNS yang dirancang akhir September akan dilakukan secara serentak se-Provinsi Bengkulu. Apalagi pendaftarannya dilakukan secara online. Pengumuman pembukaan pendaftaran dan hasil tes akan diumumkan di media massa.
Diminta Utamakan Putra Daerah
Rencana Pemerintah Provinsi Bengkulu yang akan menerikan pendaftar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari luar Provinsi Bengkulu mendapat reaksi dari kalangan pengamat dan pemuda di daerah ini. Jika pemprov memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat dari luar Provinsi Bengkulu, dikhawatirkan akan mempersempit peluang bagi putra-putri daerah Bengkulu.
“Memang mengikuti tes CPNS itu adalah hak semua warga negara Indonesia, namun pemerintah sebaiknya mengutamakan putra-putri daerah, agar selaras dengan pemberlakukan otonomi daerah,” kata pengamat Sumber Daya Manusia dan Kebijajakan Publik Universitas Hazairin (Unihaz) Bengkulu, Dr H Ahmad Badawi Saluy SE MSi kepada BE, kemarin.
Selain itu, menurut Badawi, penerimaan CPNS juga harus sesuai dengan kebutuhan, dan pelaksaan tes juga harus secara transpran dan bebas dari berbagai kecurangan.
Menurutnya, pemerintah boleh membuka kesempatan bagi putra daerah luar Bengkulu, jika putra daerah Bengkulu tidak ada yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan pemprov. Namun, selagi putra daerah Bengkulu masih memenuhi syarat, maka ia meminta pemprov mempriotaskan putra asli daerah Bengkulu.
“Tes CPNS ini sudah sekian lama ditunggu-tunggu oleh para pemuda Bengkulu. Oleh karenannya, kesempatan emas kali ini diharapkan hanya terbuka bagi para putra-putri daerah Bengkulu,” ujarnya.
Ia mengaku, pelaksanaan tes CPNS kali ini merupakan ujian bagi pemerintah daerah untuk membuktikan independensi dan profesionalitas pemerintah, agar mendapatkan aparatur negara atau PNS yang berkualitas sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Yang terpenting adalah pelaksanaan tes CPNS dilakukan dengan transparan dan tidak KKN. Khusus untuk Provinsi Bengkulu, saya yakin bahwa perekrutan CPN akan berjalan tanpa kecurangan. Karena tidak mungkin seorang gubernur sekaligus ustad terkenal mau menciderai penerimaan CPNS ini dengan perbuatan yang tidak terpuji,” ungkapnya optimis.
Senada juga disampaikan mantan Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bengkulu, Romidi Karnawan, yang mengaku sangat keberatan jika pemerintah daerah Bengkulu mengabaikan putra daerahnya sendiri.
Menurutnya, sudah selayaknya pemerintah pemberikan kesempatan penuh kepada putra daerah untuk ikut berkompetisi menjadi CPNS di daerahnya sendiri. “Siapa lagi yang memperhatikan putra daerah kalau bukan pemerintah daerah,” ketusnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Drs H Asnawi A Lamat MSi, belum bisa dipastikan apakah tetap mengakomodir peserta dari luar Bengkulu atau tidak, karena pihaknya baru akan membahas masalah tersebut siang ini.
“Keputusannya menunggu hasil hasil rapat bersama SKPD Kamis besok (hari ini,red),” kata Asnawi.
Rapat tersebut tidak hanya membahas masalah calon peserta, tetapi juga membahas formasi atau rincian penerimaan CPNS di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu. “Jumlah 144 orang itu masih global, untuk memastikan formasi apa saja yang dibutuhkan, juga akan kita bahas dalam rapat besok,” pungkasnya.
Pendidikan Honorer
Pantas saja pemerintah memperketat pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS. Pasalnya sesuai data Badan Kepegawaian Negara (BKN), 77 persen tenaga honorer K2 berpendidikan SLTA ke bawah.
Selain itu dari jenis tugasnya, 54 persennya tenaga teknis atau administratif lainnya, 42 persen bertugas sebagai tenaga pendidik, dan empat persen tenaga penyuluh atau kesehatan.
Sedangkan dari segi usia, 65 persen tenaga honorer K2 masih berusia di bawah 35 tahun per Januari 2005.
“Honorer K2 mayoritasnya berusia muda, sayangnya tingkat pendidikannya rendah. Itu sebabnya, lulus tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB) merupakan harga mutlak bagi honorernya,” tegas Deputi Informasi Kepegawaian BKN Yulina Setiawati.
Ia menambahkan, hingga 16 Juli 2013, tenaga honorer yang sudah diproses di database sebanyak 613.919 orang. Dari jumlah itu, 12 persen atau 72.054 tenaga honorer tersebar pada 32 instansi pusat. Sedangkan 88 persen (541.865 orang) lainnya tersebar di 508 pemerintah provinsi juga kabupaten/kota.
Nantinya, 613.919 honorer K2 ini akan dites TKD serentak di 540 instansi pusat dan daerah dengan penyelanggara panitia pengadaan CPNS nasional. Sedangkan TKB dilakukan oleh masing-masing instansi.(400/333)

Saffa – Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Bengkulu, Tarmizi mengatakan pada tahun ini menerima 144 orang CPNS untuk bidang kesehatan dan tenaga teknis. “Formasi sudah dibahas dan ditetapkan, sebanyak 86 orang dari 144 calon pegawai negeri yang diterima tahun ini adalah bidang kesehatan, termasuk dokter spesialis,” tuturnya.
Ia mengatakan pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil untuk tingkat Provinsi Bengkulu digelar pada 29 September 2013. Secara garis besar dan sesuai skala prioritas pemerintah Provinsi Bengkulu dari 144 calon pegawai negeri itu sebanyak 86 orang untuk bidang kesehatan dan 58 orang tenaga teknis.
Persentasenya kata dia 60 persen untuk bidang kesehatan dan 40 persen tenaga teknis. Untuk tenaga kesehatan formasinya untuk dokter spesialis, dokter spesialis gigi, perawat, perawat jiwa, apoteker, asisten apoteker dan teknik elektromedis.
Sedangkan tenaga teknis, antara lain analis potensi pariwisata, penyuluh kehutanan, pengendali ekosistem hutan, penata laksana konservasi kawasan lindung dan terumbu karang.
Kemudian, surveyor geologi pertambangan, pengamat gunung api, penyidik bumi, pengawas lingkungan hidup dan rekayasa alat tepat guna.
Selain Pemprov Bengkulu, pada 2013, lima kabupaten di Bengkulu juga menerima calon pegawai negeri sipil untuk tenaga guru dan kesehatan.

PENGUMUMAN
Pemerintah Kabupaten Seluma
Nomor : ______/_____/BKD/2013
Tentang
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah
di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma

FORMASI TAHUN  2013
Dalam rangka mengisi lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Kabupaten Seluma Tahun Anggaran 2010, sebagaimana telah ditetapkan dalam surat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: _____________ tanggal __________2010 tentang Persetujuan Rincian Formasi CPNS Daerah Tahun 2013 dari Pelamar Umum, maka Pemerintah Kabupaten Seluma memberi kesempatan bagi Warga Negara Republik Indonesia yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma untuk melamar dengan syarat – syarat sebagai berikut :
  • Persyaratan Umum CPNS Kab. Seluma
  • Persyaratan Khusus CPNS Kab. Seluma
  • Tata Cara Pengajuan Lamaran CPNS Kab. Seluma
  • Waktu dan Tempat Penyampaian Lamaran
  • Materi Ujian dan Kelengkapan Seleksi
  • Kartu Peserta, Waktu dan Tempat Seleksi CPNS Kab. Seluma
  • Pengumuman Hasil Seleksi CPNS Kab. Seluma
  • Lain-lain

Ingin ikut serta tes CPNS Pemda Kabupaten Seluma tahun 2013 ini, calon peminat tidak mesti repot-repot mengantarkan berkas pendaftaran ke Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kabupaten Seluma. Pendaftaran bisa melalui website Pemda Seluma setiap saat selama dibukanya masa pendaftaran pelamar CPNS.
 Hal ini diungkapkan Kepala BKD Kabupaten Seluma Suparto dalam jumpa pers di hadapan sejumlah awak media kemarin (22/7). “Pendaftaran dibuka online, jadi tidak perlu repot datang ke BKD, cukup memasukkan data dan kelengkapan lainnya yang dibutuhkan untuk pendaftaran melalui online,” kata Suparto.
 Kapan dibukanya? Suparto mengatakan akan dimulai September 2013 mendatang. Namun pastinya, pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan RB) dan Badan Kepagawaian Nasional (BKN).  “Pastinya belum tahu, nanti akan ada pemberitahuannya dari KemenPAN dan BKN,” tambahnya.
 Kendati pendaftaran bisa melalui online, namun tidak halnya dengan pelaksanaan tes. Khusus untuk di Kabupaten Seluma, tes tetap secara tertulis dengan mengisi lembar jawaban komputer (LJK). Ini lantaran Kabupaten Seluma jauh jaraknya dari BKN Regional VII Palembang.
 “Kalau dekat dengan BKN, itu tes nya secara online. Tapi kita di Seluma masih menggunakan cara lama, yakni mengisi lembaran LJK,” kata Suparto.
 Meski tes tertulis, Suparto memastikan pelaksanaan seleksi jauh dari KKN dan dipastikan bersih. Sebab pelaksanaan tes CPNS ini, pihak pusat telah melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Intelijen Negara (BIN) serta lembaga berkompeten lainnya. Selain itu, juga melibatkan 10 konsorsium perguruan tinggi terbesar, yang akan melakukan pengawasan langsung.
 Untuk itu sambungnya, setiap pihak dihimbau untuk tidak percaya setiap ada informasi dan mengatakan bisa meloloskan untuk menjadi CPNS. Sebab itu berpotensi munculnya korban penipuan.
 “Tes CPNS tahun ini, pemerintah pusat telah melibatkan dan menggandeng KPK. Jadi tidak mungkin terjadi KKN, dan ini harus didukung penuh oleh masyarakat,” kata Suparto.
 Untuk Kabupaten Seluma tahun ini diberi kuota CPNS sebanyak 30 orang. Terdiri guru kelas tingkat SD dan guru SMK. “Rincinya bidang apa saja yang akan dibukan, hingga sekarang kita belum mengetahuinya,” tutupnya.(hue)

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Seluma telah mengajukan usulan CPNS tahun ini. Jumlahnya sebanyak 1.885 CPNS. Dengan rincian tenaga guru 783, teknis 632 dan tenaga kesehatan 470. Ini disampaikan Kepala BKD Seluma H. Budi Hermanto, SH, MH dan Sekretaris Drs. Hendri Kusyanto.
Tahun ini, formasi SMK dan Sekolah Menengah Farmasi (SMF) kembali diusulkan. Untuk lulusan SMK diajukan 311 formasi. 112 masuk di formasi tenaga guru dan 199 di tenaga teknis. Ditambah Sembilan formasi untuk SMF di tenaga kesehatan.
‘’Formasi SMK di sekolah di antaranya untuk tenaga staf Tata Usaha (TU) dan penjaga sekolah. Sedangkan di tenaga teknis direncanakan untuk arsiparis, Satpol, Polhut dan pengisian Sekdes (sekretaris desa) yang masih kosong,’’ terang Hendri Kusyanto.
Dikatakan pengajuan CPNS tersebut telah dikirim ke Men-PAN. Dikirim via pos Rabu tanggal 9 Maret lalu. Juga ada tembusan yang disampaikan ke Pemda Provinsi dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Hendri Kusyanto mengatakan belum bisa memastikan kapan usulan tersebut akan turun. Karena, sifatnya BKD hanya menunggu informasi lebih lanjut dari pusat. Namun, jika diprediksi kemungkinan sudah masuk pertengahan tahun.
Terkait jumlah kuota yang akan disetujui, ia mengaku tergantung persetujuan Men-PAN. Meski diusulkan hampir 2.000 formasi, yang disetujui biasanya tidak akan jauh-jauh dari jumlah tahun sebelumnya. Jumlahnya berkisar antara 250-300 CPNS.
‘’Syukur-syukur kalau jumlahnya lebih dari kuota CPNS tahun 2010 lalu. Tapi, itu tadi, tidak akan jauh dari jumlah kuota CPNS tahun sebelumnya. Baik lebih banyak maupun lebih sedikit,’’ demikian

Pemda Lebong telah menetapkan jadwal pelaksanaan tes CPNS. Bagi peminatnya, sudah bisa mengirimkan berkas lamaran mulai hari ini Rabu (8/8) hingga – Kamis (16/8) melalui Kantor Pos seluruh Indonesia. Apabila berkas yang diterima tidak sesuai persyaratan yang ditentukan, berkas dinyatakan tidak lulus administrasi dan dinyatakan gugur. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan di Kantor Pos Lebong, papan pengumuman Badan Kepegawaian Daerah Lebong dan Harian Rakyat Bengkulu pada 24 Agustus 2013.

Pengambilan Nomor Peserta Tes dilaksanakan selama 3 hari mulai 27 hingga 29 Agustus 2013 dengan syarat membawa bukti pengiriman berkas dari kantor pos masing-masing. Sedangkan untuk pelaksanaan tes atau ujian sudah ditetapkan pada 8 September 2013. “Untuk lokasi tes, masih kita rancang dan akan dikordinasikan dulu bersama panitia,” kata Kepala BKD Lebong H. Muhammad Ali A. Hadi, SH didampingi Kabid Pengadaan Pegawai dan Organisasi H. Guntur, S.Sos dilansir Rakyat Bengkulu dalam “Pendaftaran Tes CPNS DImulai”, Rabu (8/8/2013, halaman 1).

Khusus peserta tes tenaga guru akan dilaksanakan Tes Kemampuan Bidang (TKB), setelah Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang dilaksanakan 8 September  2013. Pengumuman hasil ujian/tes akan dilakukan setelah menunggu informasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) dan Reformasi Birokrasi (RB) RI. “Untuk jadwal pengumuman kita masih menunggu kepastian dari Men PAN & RB,” tambah Ali.

Ali melanjutkan, dalam penerimaan CPNS tahun ini, tenaga kesehatan hanya diterima formasi perawat dan bidan. Masing-masing untuk S1 Perawat 1 orang, DIII Keperawatan 8 orang dan DIII Kebidanan 8 orang. Untuk tenaga guru, guru SD untuk S1 PGSD 14 orang dan guru SDLB untuk S1 Pendidikan Luar Biasa hanya 1 orang. Untuk Guru SMP yaitu guru teknologi informasi komputer S1 Pendidikan Teknik Komputer atau S1 Teknik Informatika dan Akta IV/Sertifikat Profesi 2 orang.

Untuk guru SMK meliputi masing S1 Pendidikan Ekonomi atau S1 Ekonomi dan Akta IV/Sertifikat Profesi sebanyak 3 orang, S1 Pendidikan Tata Busana atau S1 Tata Busana dan Akta IV/Sertifikat Profesi, S1 Pendidikan Teknik Otomotif atau S1 Otomotif dan Akta IV/Sertifikat Profesi, S1 Pendidikan Teknik Komputer atau S1 Teknik Informatika dan Akta IV/Sertifikat Profesi masing-masing satu orang.

Untuk tenaga teknis meliputi S1 Teknik Sipil 4 orang, S1 Hukum/Administrasi Negara/Ekonomi Manajemen/Psikologi 2 orang, S1 Teknik Elektro/Teknik Listrik 2 orang, S1 Teknik Lingkungan/Biologi/Kimia 2 orang, S1 Pertanian, S1 Peternakan, S1 Perikanan/D IV Perikanan dan S1 Geologi/Pertambangan/Teknologi Mineral/Perminyakan masing-masing 1 orang. “Jadi masing-masing tenaga guru kuotanya 23 orang, tenaga kesehatan 17 orang dan tenaga teknis 14 orang, sehingga totalnya 54 orang,” kata Ali.

Sementara itu, berdasarkan pengumuman tes CPNS Lebong yang dipublikasikan Rakyat Bengkulu di halaman 7 diketahu, syarat bagi pelamar meliputi, WNI, tidak berkedudukan sebagai CPNS, usia serendah-rendahnya 18 tahun saat TMT CPNS 1 Desember 2013, sudah diwisuda da memiliki ijazah asli yang ditandatangani pejabat berwenang.

Adapun kelengkapan lamaran berupa, a. surat lamaran yang ditujukan kepada Bupati Lebong Up Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan ditulis tanggal menggunakan tinta hitam dengan huruf balok/capital dengan mencantumkan identitas sebagai berikut: 1. Nama; 2. Tempat Tanggal Lahir; 3. Jenis Kelamin; 4. Pendidkan Terakhir; 5. Jurusan/Program Studi; 6. Asal Sekolah/Perguruan Tinggi; 7. Tahun Lulus; 8. IPK/Nilai Rata-Rata; 9. Status; 10. Agama; 11. Alamat Lengkap; 12. Kode Instansi Kabupaten Lebong: 212; 13. Kode Provinsi Lokasi Tes Provinsi Bengkulu : 08; 14. Kualifikasi Pendidikan yang Dilamar/Kode; 15. Jabatan yang Dilamar/Kode; 16. Nomor Telepon/HP;

b. Foto copy ijazah/akta terakhir dan foto copy daftar nilai/transkirp nilai akademik dan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang; c. Foto copy kartu tanda penduduk seluruh wilayah NKRI yang masih berlaku dan dilegalisir; d. Pas foto hitam putih ukuran 3 x 4 cm sebanyak lima (5) lembar; e. Surat pernyataan tidak menuntut pindah tugas dari Kabupaten Lebong minimal telah mengabdi sukrang-kuranganya lima (5) tahun di Kabupaten Lebong ditulis tangan dan diatas materai Rp 6.000:

f. Surat pernyataan bersedia dikenakan sanksi berupa membayar denda sebesar Rp 30 juta apabila mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus tes ditulis tangan dan di atas materai Rp 6.000; g. Tidak bertato berupa lambing/gambar dan bagi peserta laki-laki tidak boleh bertindik; h. kelengkapan lamaran tersebut dikirim melalui kantor pos; i. usia pelamar ditentukan berdasarkan tanggal kelahiran yang tercantum pada surat tanda tamat belajar/ijazah; j. pelamar harus mencantumkan Kode Instansi Kabupaten Lebong, Kode Provinsi Lokasi Tes Provinsi Bengkulu, Kode Kualifikasi Pendidikan yang Dilamar dan Kode, Jabatan yang Dilamar pada map lamaran dengan kualifikasi warna map merah bagi tenaga teknis, kuning bagi tenaga kesehatan dan hijau bagi tenaga pendidikan; dan lamaran dibuat rangkap dua (2). (**)

Jobs Available
PENGUMUMAN
NOMOR : 820/ 33 /B.4/BKD/CPNSD/2012
TENTANG
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH
PELAMAR UMUM KABUPATEN LEBONG
FORMASI TAHUN ANGGARAN 2012
Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor: R/85/M.PAN-RB/06/2012 tanggal 11 Juni 2012 tentang persetujuan Rincian Alokasi Tambahan Formasi CPNS Daerah Untuk Jabatan yang dikecualikan Tahun 2012, maka dengan ini diumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebong akan melaksanakan Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Pelamar Umum dengan rincian Tenaga Guru 23 orang, Tenaga Kesehatan 17 orang, Tenaga Teknis Substantif 14 orang dengan jumlah keseluruhan 54 orang, dengan ketentuan sebagai berikut:

Kebiasaan CPNS dari luar daerah yang menjadikan Kabupaten Lebong sebagai tempat mencari NIP dan mengusulkan pindah ketika mereka (CPNS,red) usai lulus menjadi PNS menjadi perhatian Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi.
Saat peresmian KCP Bank Bengkulu di Tes Kecamatan Lebong Selatan Kamis (30/5), Bupati menegaskan ditahun 2013 tes CPNS di Kabupaten Lebong akan memprioritaskan putra daerah. Seperti penerimaan CPNS ditahun 2012 lalu, dari 58 orang CPNS yang lulus hanya ada dua orang yang merupakan asli dari Kabupaten Lebong. “Ya begitulah kalau tesnya murni. Untuk itu, kita akan usulkan agar tes CPNS 2013 ini untuk bisa memprioritaskan putra daerah,” kata Bupati.
Saat ini banyak PNS yang berasal dari luar daerah untuk mengurus pindah dan kembali kedaerah asalnya. Tentunya untuk kebutuhan PNS di Kabupaten Lebong tidak akan pernah tercukupi. “Ya memang itu tidak seluruh PNS dari luar yang mengurus pindah, hanya ada beberapa saja dan memang atas alasan yang tepat. Untuk PNS dari luar yang tetap di Lebong saya sangat mengapresiasinya. Mudah-mudahan mereka bisa betah dan bersama-sama membangun Kabupaten Lebong ini,” ucap Bupati.
Selain itu, Bupati juga meminta agar para perusahaan dan perbankan yang ada di Lebong untuk mengutamakan pekerja atau karyawannya berasal dari Lebong. “Saya tahu cari kerja itu sangat sulit. Untuk itu saya minta seperti Bank Bengkulu ini bisa mengutamakan warga Lebong sebagai karyawannya dalam hal perekrutan karyawan Bank Bengkulu di Lebong ini. Bahkan nanti akan saya buat surat rekomendasinya jika memang ada orang lebong yang ingin melamar ke perusahan yang ada di Lebong ini,” ucap Bupati saat peresmian KCP Bank Bengkulu di Tes Kecamatan Lebong Selatan kemarin.(777)

Ini informasi penting bagi para pencari kerja (pencaker) yang bakal mengikuti tes CPNS tahun ini. Info terbaru yang diperoleh RB, pendaftaran tes CPNS di lima Pemda Kabupaten yang menggunakan sistem LJK (Lembar Jawaban Komputer) yang semula dijadwalkan 1 - 28 September, berubah mulai 2 - 28 September.
Lima kabupaten itu adalah Seluma, Lebong, Benteng, Rejang Lebong dan Kaur.     Sedangkan jadwal tes tertulis tetap dilaksanakan serentak pada 3 November.     
Sedangkan untuk penyampaian LJK kepada Kabupaten/kota bersamaan dengan penyerahan naska soal dilakukan minggu III dan IV Oktober. Penyampaian kembali LJK hasil tes kepada Panselnas di Jakarta 3-5 November.
Setelah itu baru pengelolaan hasil TKD disampaikan 3 November - 4 Desember. Dan penyampaian daftar nilai hasil TKD dari konsorsium kepada Panselnas dilaksanakan 25 November - 5 Desember.
Untuk penyampaian penetapan kelulusan dari PPK ke Panselnas 20 Desember dan pengumuman kelulusan CPNS dari portal sscn.bkn.go.id dan direlay oleh instansi digelar mulai 21 Desember serta pemberkasan dan penetapan NIP dilakukan minggu ke empat Desember sampai selesai.
"Memang data yang diterima dari MenpAN kali ini terjadi perubahan dari hasil tahapan awal. Jadi tahapan inilah yang akan dilaksanakan," kata Kabid Perencanaan dan Pengembangan Karir BKD Provinsi Bengkulu Drs Tarmawi, M.Si kepada RB kemarin (30/8).
Dikatakan Tarmawi, tahapan pelaksanaan tes CPNS system CAT, pendaftaran pelamar dan seleksi administrasi dimulai 1 - 28 September. Sedangkan untuk pelaksanaan ujian TKD dilaksanakan 29 September  sampai November. Sedangkan pengumuman hasil CAT TKD dilaksanakan satu minggu setelah pelaksanaan CAT.
Lalu pelaksanaan TKB dimulai setelah dilakukan CAT sampai minggu ke 1 Desember. Untuk pengumuman kelulusan CPNS dilaksanakan Minggu ke 2 Oktober sampai minggu ke 2 Desember.
Sedangkan untuk penyampaian daftar nilai hasil TKD dari Panselnas kepada pejabat pembina kepegawaian dilaksanakan 12 Desember. Serta penetapan kelulusan oleh PPK dilaksanakan 14 Desember dan penyampaian penetapan kelulusan dari PPK ke Panselnas diumumkan 20 Desember. Nah untuk pengumuman kelulusan di portal ssc. Bkn.go.id dikalukan 21 Desember dan pemberkasan dan penetapan Nip minggu ke 4 Desember sampai selesai.
"Jadi kalau untuk formasi itu belum diketahui secara final. Namun untuk formasi tidak jauh beda dengan apa yang selama ini disampaikan ke media. Untuk tenaga dokter itu paling banyak 2 orang. Sedangkan untuk kuota di Kabupaten yang akan menggunakan LJK itu juga tidak ada penambahan. Bahkan seluruh Kabupaten yang ada kuota CPNS termasuk KAur itu semuanya untuk guru kelas SD. Tidak ada guru lainnya termasuk jurusan hokum atau ekonomi lainnya itu tidak ada sama sekali. Jika ada yang mengatakan formasi itu ada itu bohong dan penipuan," tegas Tarmawi.
Ditambahkan Tarmawi, untuk formasi akan diketahui besok (hari ini, red). Sebab dari hasil koordinasi ke MenpAN itu mereka masih terus bekerja. Terlambatnya penentuan formasi untuk Bengkulu karena terjadi keterlambatan penyerahan data melalui CD. Namun untuk system pelaksanaan Pemprov sudah final akan melakukan system CAT. Ini akan menjawab dugaan atau isu miring dalam pelaksanaan tes CPNS selama ini.
"Dulu masyarakat menilai bahwa penentuan formasi bisa dibeli. Nah kali ini apa yang disampaikan MenPAN itulah yang akan diterima. Mudah-mudahan system CAT ini juga akan menjadi contoh bagi KAbupaten yang masih menggunakan system LJK untuk tahun ini. Karena tahun 2014 mendatang itu semuanya wajib gunakan system CAT," pungkas Tarmawi.

Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Rabu (14/10), mulai dibuka.

"Dalam rapat kepegawaian yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Kabupaten Rejang Lebong diputuskan, pendaftaran CPNS hari ini mulai dibuka sampai tanggal 26 Oktober," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Tarmizi Usuludin, Rabu.

Sementara itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu, tes CPNS akan dilaksanakan pada 7 November 2013.

Bagi peserta yang akan mengikuti tes CPNS, terlebih dahulu harus mendaftar dengan melengkapi persyaratan, lain fotokopi ijazah terakhir dan transkrip nilai yang telah dilegalisir, fotokopi KTP, serta pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak tiga lembar dan ukuran 2 x 3 sebanyak tiga lembar.

Selanjutnya, peserta membuat surat pernyataan di atas kertas bermaterai Rp 6.000 yang menyatakan siap ditempatkan di mana saja, disertai surat pernyataan apabila nantinya lulus tes CPNS, tetapi yang bersangkutan mengundurkan diri, siap dikenakan sanksi denda sebesar Rp 20 juta.

"Kalau SKCK dan kartu kuning, diselesaikan bila yang bersangkutan dinyatakan lulus CPNS," ujar Sekab Tarmizi Usuludin.

Bagi pendaftar melalui pos, pihak panitia akan menerima berkas lamaran sampai pukul 12.00 tanggal 26 Oktober. Bagi yang terlambat, atau melewati batas waktu pukul 12.00 berkas belum masuk, panitia tidak akan menerimanya lagi.

Pada saat pengumuman hasil tes, pihaknya akan membuat pengumuman secara terbuka dan transparan.

"Nanti akan kami umumkan, baik yang lulus maupun yang tidak lulus tes, sesuai dengan peringkat yang mereka dapat," ungkap Sekab Tarmizi.

Terkait soal tes, sudah dipastikan di buat oleh Universitas Negeri Jakarta, sama seperti tahun 2008.

"Mulai dari membuat soal, memeriksa hasil tes, perankingan nilai, sampai pengumuman hasil tes CPNS, semuanya dilakukan pihak UNJ. Terkait dana yang dibayar kepada UNJ, sekitar Rp 200 juta," ungkap Tarmizi Usuludin.

Untuk memperjuangkan formasi CPNS MM, rencananya minggu kedua Juli mendatang, tim penerimaan CPNS MM termasuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) MM akan terbang ke Batam guna memperjuangkan formasi tersebut. Saat ini dari 1500 kuota yang kita ajukan belum bisa dipastikan berapa perolehanannya nanti. Hanya saja diperkirakan tak lebih 600 orang, terang Sekda MM, Ir. Satria Razalie.
Satria mengatakan saat kuota telah disepakati maka tim penerimaan CPNS MM akan berdiskusi tentang pembagian kuota tersebut. Hingga bisa diketahui berapa pembagian untuk masing-masing formasi, seperti guru, tenaga medis dan tenaga teknis lainnya sesuai yang dibutuhkan dan jadi prioritas.

Mukomuko, koranbabel.co.id -- Penerimaan calon pegawai negeri sipil khusus bagi 329 orang honorer kategori dua di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dibatasi maksimal 30 persen dari jumlah peserta, kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah setempat Ruslan.

"Sebanyak 329 orang honorer kategori dua (K2) daerah ini yang akan menjadi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013," kata Ruslan, di Mukomuko, Jumat.

Ia menyebutkan, dari sebanyak 329 orang peserta itu dibatasi hanya 118 orang atau sekitar 30 persen yang berpeluang diterima menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pemerintah setempat.

Ia menjelaskan, Pembatasan itu sesuai dengan petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pembatasan maksimal 30 persen itu berlaku untuk seluruh Indonesia.

Selain pembatasan jumlahnya, kata dia, dalam petunjuk teknis yang sedang dibahas oleh BKN akan diatur kembali nilai rata rata peserta yang dinyatakan lulus menjadi PNS.

Jika, lanjutnya, peserta seleksi CPNS dari daerah itu tidak mampu mencapai target nilai yang ditetapkan oleh BKN pusat, bisa saja jumlah honorer kategori dua yang diterima menjadi PNS tidak sampai 30 persen.

Terkait pelaksanaan seleksi CPNS di daerah itu, sebutnya, sekitar tanggal 3 November 2013. Sedangkan persiapan dari daerah itu sebatas menyiapkan tempat pelaksanaan tes.

"Dari kita di daerah ini sudah siap seperti tempat pelaksanaan seleksi bagi sebanyak 392 orang honorer kategori dua (K2)," ujarnya.

Persiapan lain seperti lembar jawaban komputer (LJK), tenaga pengawas, dan standar nilai kelulusan, menurut dia, semuanya itu dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Kita hanya sebagai penyedia tempat saja di luar itu semuanya kewenangan dari BKN sebagai pelaksana seleksi itu," katanya.

PENERIMAAN calon pegawai negeri sipil (CPNS) khusus bagi 329 orang honorer kategori dua di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dibatasi maksimal 30 persen dari jumlah peserta, kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah setempat Ruslan.

"Sebanyak 329 orang honorer kategori dua (K2) daerah ini yang akan menjadi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013," kata Ruslan, di Mukomuko, Jumat (30/08), lapor kantor berita ANTARA.

Ia menyebutkan, dari sebanyak 329 orang peserta itu dibatasi hanya 118 orang atau sekitar 30 persen yang berpeluang diterima menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pemerintah setempat.

Ia menjelaskan, Pembatasan itu sesuai dengan petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pembatasan maksimal 30 persen itu berlaku untuk seluruh Indonesia.

Selain pembatasan jumlahnya, kata dia, dalam petunjuk teknis yang sedang dibahas oleh BKN akan diatur kembali nilai rata rata peserta yang dinyatakan lulus menjadi PNS.

Jika, lanjutnya, peserta seleksi CPNS dari daerah itu tidak mampu mencapai target nilai yang ditetapkan oleh BKN pusat, bisa saja jumlah honorer kategori dua yang diterima menjadi PNS tidak sampai 30 persen.

Terkait pelaksanaan seleksi CPNS di daerah itu, sebutnya, sekitar tanggal 3 November 2013. Sedangkan persiapan dari daerah itu sebatas menyiapkan tempat pelaksanaan tes.

"Dari kita di daerah ini sudah siap seperti tempat pelaksanaan seleksi bagi sebanyak 392 orang honorer kategori dua (K2)," ujarnya.

Persiapan lain seperti lembar jawaban komputer (LJK), tenaga pengawas, dan standar nilai kelulusan, menurut dia, semuanya itu dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Kita hanya sebagai penyedia tempat saja di luar itu semuanya kewenangan dari BKN sebagai pelaksana seleksi itu," katanya. [Ant-12]

Sekalipun belum ada kepastian penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013, Pemkab Mukomuko tetap mengusulkan kebutuhan CPNS baru. Menariknya usulan yang diajukan termasuk formasi lulusan SMA sederajat. Jumlahnya mencapai 200 orang untuk mengisi tenaga polisi kehutanan dan Satpol PP.
Kepala Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Mukomuko Drs Novizar Eka Putra didampingi Kabid Pengadaan dan Data Pegawai Edi Suntono SH mengatakan jumlah usulan yang telah disampaikan ke pusat berjumlah 1.932 orang. Jumlah itu kebutuhan sejak tahun 2012 hingga 2017 mendatang.
“Alhamdulillah dari usulan yang telah kita sampaikan tersebut Kabupaten Mukomuko salah satu daerah yang usulan CPNS-nya lengkap dan baik,” katanya.
Pengusulan itu kata Novizar, berdasarkan persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi di antaranya perhitungan kebutuhan PNS proyeksi selama 5 tahun, uraian jabatan dengan rincian peta jabatan, analisis beban kerja, belanja pegawai di APBD dibawah 50 persen dan lainnya. Hanya saja belum dipastikan apakah usulan itu akan diterima.
“Ada atau tidaknya penerimaan CPNS tahun 2013 kita tunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Yang pasti akan kebutuhan telah disampaikan,” ujarnya.
Begitupun dengan kesiapan anggaran tahun 2013 mendatang pemerintah pusat menyetujui Kabupaten Mukomuko bisa melakukan penerimaan CPNS. “ Untuk anggarannya sudah kita plotkan bersama pihak legislatif. Ini sebagai persiapan jika Pemkab Mukomuko benar-benar membuka penerimaan CPNS,” demikian Novizar. (900)

MUKOMUKO (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan sekitar 1.000 orang untuk formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun ini untuk kebutuhan tenaga pemerintah daerah setempat hingga 2015.
"Dari analisa jabatan (anjab), sekitar 1.000 orang formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) itu merupakan kebutuhan tenaga pemerintah setempat hingga 2015 dan telah diusulkan ke Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara," kata Kabid Pengembangan dan Pendataan Pegawai Badan Kepegawaian, Pendidikan, Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Mukomuko Edi Suntono di Mukomuko, Selasa 19 Maret 2013.

Jika usulan sekitar 1.000 orang formasi CPNS itu terealisasi tahun 2013, maka kekurangan tenaga di satuan kerja perangkat daerah (SKPD), bidang kesehatan, tenaga guru, dapat terpenuhi.

Ia mengatakan dari usulan sekitar 1.000 orang lebih formasi CPNS itu, sebanyak 200 orang dibutuhkan tenaga CPNS dari tamatan SMA, untuk personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP), polisi kehutanan (Polhut), pramu kantor, dan supir atau driper.

Karena, kata dia, untuk jumlah personel Satpol PP yang bersatatus sebagai PNS sekarang itu hanya ada 30 orang dan tiga orang polhut, sementara pramu kantor, dan driper belum ada.

Dari usulan sekitar 1.000 orang formasi CPNS daerah itu, pihaknya belum tahu jumlah formasi CPNS yang disetujui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), karena masih dalam pembahasan.

Kendati demikian, ia berharap penerimaan CPNS jalur umum tahun 2013, untuk formasi CPNS dari SMA dapat terealisasi minimal sebanyak 100 orang, kemudian sisanya 100 orang tahun berikutnya.

Karena, lanjutnya, tidak hanya tenaga guru dan kesehatan saja yang dibutuhkan tetapi juga tenaga PNS tamatan SMA untuk mengisi kekurangan di SKPD yang membutuhkan tenaga mereka.

Sementara itu, lanjutnya, untuk mengetahui lebih lanjut jumlah formasi untuk daerah itu dari rapat kordinasi membahas formasi katagori II dan formasi umum di Bangka Belitung pada 21 - 23 Maret 2013.

Rapat itu akan dihadiri oleh sejumlah pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di bawah wilayah kerja Badan Kepegawaian Negara regional VII.(antara)
Diberdayakan oleh Blogger.